Minggu, 21 Oktober 2012


Taklukkan Himalaya Demi Promosikan Indonesia

Muhammad Saifullah - Okezone
Senin, 15 Oktober 2012 11:20 wib
Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)
Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)
JAKARTA - Tak hanya sekedar melakukan pendakian semata, namun ada juga misi mulia yang diemban Bambang Hertadi Mas dalam menaklukkan gunung-gunung di dunia. Kali ini, tepatnya 15 Oktober 2012, pria yang akrab disapa Paimo ini akan melakukan pendakian ke gunung Himalaya, Nepal.

Pria yang bergabung bersama komunitas pecinta alam dan lingkungan Vanaprastha ini
mengaku, untuk mendaki gunung Himalaya dengan ketinggian sekitar 6.119 meter di
atas permukaan laut ini, membutuhkan latihan khusus dan memperbaiki gizi.
Karena kondisi di sana saat ini sedang bersalju.

Nepal dikenal sebagai surga bagi pendaki gunung. Lobuche East merupakan salah satu
puncak gunung dari ribuan puncak di pegunungan Himalaya, Nepal yang selalu
ditutupi salju abadi maupun es. Sehingga, untuk mencapai puncaknya, dibutuhkan
ketermpilan khusus serta pengalaman yang cukup dalam pendakian gunung es.

“Pada proses pencapaian sepenuhnya memerlukan peralatan pendakian gunung es dan full technical climbing, bukan sekedar hill walking. Selain itu, setiap pendakian
yang saya lakukan ke luar negeri juga untuk mempromosikan Indonesia kepada
pihak asing,” ujar Paimo.

Tidak sedikit orang luar negeri yang bertemu dengannya berkeinginan dan mendatangi
Indonesia untuk melakukan pendakian serupa di beberapa gunung di Indonesia. Potensi pegunungan di tanah air ini tidak kalah dengan yang ada di luar negeri.

Ketua Umum Vanaprastha, Adhyaksa Dault mengatakan, generasi muda perlu untuk membuktikan bahwa Vanaprastha tidak pernah berhenti untuk mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.

Adhyaksa mengakui, bukan hal yang mudah bagi pendaki Vanaprastha untuk mencapai puncak gunung-gunung di luar negeri. “Tetapi kami punya semangat dan totalitas untuk mengharumkan nama bangsa jauh melebihi apa pun. Kami siap menaklukkan puncak gunung Himalaya, Nepal itu,” katanya.

Hingga saat ini, Paimo telah mendaki 59 gunung, 11 diantaranya di daki
sambil mengendarai sepeda ke puncaknya. Sebagai seorang pesepeda jarak jauh,
Paiomo terobsesi untuk bersepeda lebih dari 543,8 kilometer seperti yang
pernah dilakukannya dari La Paz, Bolovia ke Punta Arenas, Chile melintasi
Argentina-Bolivia-Chile.

Jika naik gunung, harus mampu mendaki gunung lebih tinggi dari ketinggian yang
pernah dicapainya dan jika membawa sepeda ke puncak gunung, harus lebih tinggi
Kalimajaro.

“Jadi, yang dilakukannya ini tidak sekedar mendaki gunung tetapi juga mempromosikan
gunung-gunung yang dimiliki Indonesia kepada orang-orang luar negeri,” ujar
Adhyaksa.

Paimo memperkirakan, pendakian Lobuche East ini akan memakan waktu sekitar 20 hari. Pendakian ini tidak hanya sekedar mengandalkan kekuatan otot dan ketahanan
fisik, namun juga diharapkan menjadi sumber inspirasi bagi para pemuda di
Indonesia.

“Khususnya yang menggeluti olah raga mendaki gunung untuk selalu meningkatkan kemampuan dan prestasi dalam olah raga yang digelutinya,” kata Paimo.

0 komentar:

Posting Komentar

adsensecamp

Total Tayangan Laman

Ada kesalahan di dalam gadget ini
Ada kesalahan di dalam gadget ini