Minggu, 21 Oktober 2012


dok detikcom

Minggu, 21/10/2012 15:48 WIB

Dicari! CSR Perusahaan yang Mau Bantu Perbaikan Rusunawa Marunda

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Jakarta Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Marunda kondisinya memprihatinkan. Dari 26 blok berisi masing-masing 100 hunian, baru 7 blok yang terisi. Pemerintah Provinsi DKI akan memperbaiki infrastruktur rusunawa ini, selain dari dana APBD juga dari dana corporate social responsibility (CSR) perusahaan.

"Marunda akan diperbaiki, tapi itu belum diserahkan ke Kementerian PU dan Perumahan Rakyat," jelas Wakil Gubernur (Wagub) DKI Basuki Tjahaja Purnama usai menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) II DPD PDIP DKI Jakarta di Jalan Tebet Raya, Jakarta Selatan, Minggu (21/10/2012).

Pemprov DKI sudah bertemu dengan Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) untuk menanyakan kejelasan surat pinjam pakai bila ingin mengelola Rusunawa Marunda. Kemudian Pemprov DKI selain memakai dana APBD, juga akan menggaet swasta untuk membantu perbaikan di rusunawa bagi kalangan menengah ke bawah itu.

"Minimal sebelum penyerahan harus ada surat keterangan pinjam pakai dulu. Karena kan masih ada sertifikatnya, masih ada IMB, macam-macam kan. Jadi pakai surat keterangan pinjam dulu, nanti kami bisa keluarkan dana APBD. Selain itu, kita sedang cari CSR-CSR dari perusahaan untuk membantu. Tapi kalau menunggu Menpera keluarkan dana, masih harus menunggu tahun depan," kata Ahok.

Pada Kamis (18/10/2012) lalu, Jokowi mengunjungi Rusunawa Marunda. Kondisinya cukup memprihatinkan karena dari 26 blok yang masing-masing berisi 100 hunian, yang terpakai hanya 7 blok. Sementara 19 blok rusunawa itu kosong melompong.

Warga mengeluhkan akses rusunawa yang jauh dari pusat kegiatan ekonomi, pusat pendidikan yang menyebabkan ongkos transportasi cukup mahal bagi kalangan menengah ke bawah itu.

Jokowi berjanji akan memperbaiki dan melengkapi infrastruktur rusunawa itu.

"Inilah yang sering saya sampaikan, semua pekerjaan harus terintegrasi dengan baik, transportasi, akses lingkungan, akses ekonomi. Kalau hanya bangun perumahan ya mudah, jadi ini akan saya perbaiki agar ditempati masyarakat. Kalau tidak ada bus akan dicarikan bus," papar Jokowi.

"Ini hanya masalah serah terima kemarin, segera kita masukkan (program) kan untuk dipakai rakyat. Bulan depan diperbaiki, Januari nanti sudah dicat," janji Jokowi.

Secara keseluruhan, rusunawa tertata agak rapi. Namun, cat rusunawa warna kuning dan putih itu telah mengelupas.

Dalam kesempatan itu, Kepala Unit Pengelola Teknis Rumah Susun wilayah I, Kusnindar, menjelaskan rusunawa terdiri dari 26 blok di mana 1 blok ada 100 hunian.

"Yang sudah terisi 7 blok. Tipe 36, ada 2 kamar tidur, dapur, ruang tamu, gudang. Sewa tergantung lantai Rp 300 ribu hingga Rp 500 ribu/bulan," kata Kusnindar.

0 komentar:

Posting Komentar

adsensecamp

Total Tayangan Laman

Ada kesalahan di dalam gadget ini
Ada kesalahan di dalam gadget ini